Beda Hampir Rp 4 Juta, Pilih Kawasaki W175TR atau Yamaha XSR 155?

Dengan harga yang berbeda hampir Rp 4 juta, pilih mana antara Kawasaki W175TR dengan Yamaha XSR 155?

Jum'at, 06 Desember 2019 16:15
Beda Hampir Rp 4 Juta, Pilih Kawasaki W175TR atau Yamaha XSR 155? Kawasaki W175TR (Otosia.com/Nazarudin Ray)

Editor : Ahmad Muzaki
Reporter : Nazarudin Ray

Otosia.com - Berselang empat hari setelah Kawasaki merilis motor bergaya scrambler W175TR, Yamaha meluncurkan motor bergaya retro-modern yang konsepnya mirip-mirip, XSR 155. Keduanya punya stand atau handle bar yang tegak.

Sama-sama mengusung aliran klasik, namun dilihat secara keseluruhan, tampilan Yamaha XSR 155 terlihat lebih modern. Ini pun berbanding lurus dengan fitur-fitur yang dibenamkannya.

1 dari 5 Halaman

Tampilan W175TR dan XSR 155

Tampilan W175TR dan XSR 155

Sebenarnya tampang W175TR lebih baraura klasik dengan menawarkan style motif scrambler era 80an. Ciri khas srambler pada W175TR terlihat pada tangki ramping, knalpot upswept, suspensi memanjang, dan ban dengan pola tapak multipurpose-style.

Rona klasik W175TR juga meliputi desain lampu utama bulat dengan sistem pencahayaan DRL. Headlamps ditambahkan cincin, diposisikan lebih ke atas bersamaan dengan instrumentasi. Speedometer analog masih sama seperti W175 tanpa adanya indikator BBM di tangki, sedangkan kini posisi plat nomor berada di antara headlamps dan fender depan.

Jok depan diperbaharui dari model sebelumnya agar semakin cocok dengan lekukan tangki. Dudukan bagian belakang pun sedikit meninggi untuk membuat pebonceng merasa nyaman.

Di sisi lain, XSR 155 dengan tampilan perpaduan klasik modern terlihat pada beberapa sentuhan di berbagai sektor. Mulai dari model tangki Drip-Shaped, penggunaan jok single seat dengan desain klasik yang stylish, lalu desain lampu depan dan belakang yang berbentuk bulat dengan teknologi LED modern, hingga keberadaan Full LCD Digital Speedometer bergaya retro yang telah dilengkapi dengan Multi Information Display (MID).

2 dari 5 Halaman

Beda di Kaki-kaki

Beda di Kaki-kaki

Dari segi teknologi mesin, fitur, maupun komponen yang menempel, W175TR tertinggal dari XSR 155.

Ini misalnya dapat dicermati pada bagian kaki-kaki. Kawasaki W175TR memakai suspensi teleskopik, fork depan dan shock belakang lebih panjang dari pada W175. Forknya lebih panjang 35 mm dan shock-nya lebih panjang 27 mm.

Sementara suspension stroke masih sama. Kawasaki W175TR memakai ban dengan pola tapak multipurpose-style, Secara ukuran ban W175 TR lebih ceking dari XSR 155, yakni depan 80/100-17M/C dan belakang 100/90-17M/C.

Sedangkan All New XSR 155 sudah mengadopsi suspensi Up Side Down (USD) dan memakai ban berjenis dual purpose berukuran 110/70 di bagian depan dan 140/70 di bagian belakang.

3 dari 5 Halaman

Beda di Mesin

Beda di Mesin

Di sektor dapur pacu, W175 masih mempertahankan sistem pengabutan karburator, berkapasitas 177 cc, 4-stroke, SOHC, 1 cyl, 2 valve, dan air-cooled dengan tenaga maksimum 9.6 kW (13 PS)/ 7.500 rpm dan torsi maksimum 13.6 N·m (1.4 kgƒ·m) / 6.000 rpm. Pola pengoperasian transmisinya hanya sampai 5 percepatan.

Soal tenaga XSR 155 lebih unggul sedikit. Bermesin injeksi 155 cc SOHC 4 katup, VVA, dan berpendingin cairan, All New XSR 155 menggelontorkan tenaga 14,2 kw/10.000 rpm dan torsi sebesar 14,7 Nm/8.500 rpm, yang dikawainkan dengan transmisi 6 percepatan.

Rasio kompresi Kawasaki W175 TR adalah 9.1: 1 dan Yamaha XSR 155 
perbandingan kompresinya 11.6:1.

4 dari 5 Halaman

Tangki dan Bobot

Tangki dan Bobot

Sementara untuk kapasitas tangki, W175TR hanya bisa menampung bensin sebanyak 7,5 liter. Kapasitas tangki yang kecil bukan tanpa alasan. Kawasaki beralasan fuel tank sengaja dibuat lebih ramping dibanding W175, karena bertujuan menajamkan styling retro scrambler. Ini pula yang menyebabkan bangku depan diperbaharui dari model sebelumnya agar semakin cocok dengan lekukan tangki.

Dengan desain tangki sedikit bercitra rasa modern, Yamaha XSR 155 sanggup menampung bensin sebanyak 10.4 liter.

Namun secara bobot, W175TR lebih ringan yakni hanya 121 kg, sedangkan XSR 155 beratnya mencapai 134 kg.

Sama-sama menggunakan starter elektrik, tipe kopling XSR 155 memiliki fitur Assist & Slipper Clutch yang membuat kopling menjadi lebih ringan dan perpindahan gigi lebih halus.

Kecuali tipe standar, W175TR SE punya desain kenalpot dengan cover knalpot krom, namun knalpot Yamaha XSR 155 hitam tanpa pelindung panas krom, sama seperti W175TR tipe standar. Kawasaki W175TR sendiri sudah menggunakan knalpot megaphone-type yang cocok dengan style scrambler.

5 dari 5 Halaman

Pilihan Warna dan Harga

Pilihan Warna dan Harga

Variasi warna Yamaha XSR 155 kalah banyak. Untuk warna, tipe standar W175TR menyediakan warna bright white (putih), sementara tipe Special Edition (SE) tersedia dalam warna Ebony (hitam), Solar Yellow (kuning), Urban Olive Green (hijau).

Yamaha XSR 155 cuma menyediakan dua warna pilihan, yakni Matte Silver Premium dan Matte Black Elegance.

Bagaimana soal harga? Jika dibandingkan W175TR varian SE harga keduanya punya selisih Rp 3.965.000.

Kawasaki W175TR dibanderol Rp 29.900.000 dan W175TR SE dijaul Rp 
32.300.000, sementara Yamaha XSR 155 dijual Rp 36.265.000. Semuanya adalah harga on the road DKI Jakarta.

Dengan harga yang berbeda hampir Rp 4 juta, pilih mana?

(kpl/nzr/ahm)

KOMENTAR

Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami