Bantah Nilai Juara Dunia MotoGP 2020 Lebih Rendah, Joan Mir: Setara dengan Marc Marquez pada 2013

Validasi predikat Juara Dunia MotoGP 2020 dianggap kurang bernilai. Hal itu dibantah oleh sang pengunci predikat, pembalap Team Suzuki Ecstar, Joan Mir.

Selasa, 17 November 2020 14:15
Bantah Nilai Juara Dunia MotoGP 2020 Lebih Rendah, Joan Mir: Setara dengan Marc Marquez pada 2013 Joan Mir (Instagram/joanmirofficial36)

Editor : Dini Arining Tyas

Otosia.com - Banyak yang menilai bahwa MotoGP 2020 terasa lebih menarik meski tanpa Marc Marquez. Tapi banyak juga yang meniganggap bahwa nilai MotoGP 2020 berkurang lantaran absennya Marquez.

Terkait anggapan yang kedua, pembalap Suzuki Ecstar, Joan Mir, menolak gelar dunianya di MotoGP 2020 dianggap punya nilai lebih rendah hanya karena sang delapan kali juara dunia, Marc Marquez, absen sepanjang musim. Marquez absen akibat cedera patah tulang lengan ats usai kecelakaan di MotoGP Spanyol, di Sirkuit Jerez, pertengahan Juli 2020 lalu.

Para pembalap, uniknya termasuk Marquez sendiri, kompak menentang opini itu. Mereka yakin persaingan musim ini menjadi acak akibat ban belakang terbaru Michelin. Mereka juga menyebut gelar dunia musim ini tetap sama validnya, karena Marquez mengalami kecelakaan akibat kesalahannya sendiri.

 

 

1 dari 2 Halaman

Atas alasan ini, Mir menyatakan gelarnya 100% valid dan nilainya sama tinggi dengan gelar para juara sebelumnya. Kepada Marca, Senin (16/11/2020), ia bahkan menyebut gelarnya setara dengan gelar dunia MotoGP 2013 yang diraih Marquez, yakni saat Jorge Lorenzo dan Dani Pedrosa dirundung berbagai cedera sepanjang musim.

"Marc bukannya absen total. Ia sempat balapan tahun ini, namun cedera. Ia tidak diculik. Ia absen akibat kesalahan sendiri. Apa yang saya alami tahun ini, sama dengan apa yang ia alami pada tahun pertamanya di MotoGP, saat Dani dan Jorge cedera. Jadi, apakah gelar dunia Marc kala itu juga punya nilai yang rendah?" tanya Mir.

"Kontrasnya, saya justru memberikan nilai lebih tinggi pada gelar Marc kala itu, karena ia sukses meraih gelar perdana di MotoGP pada tahun pertamanya. Ayo, kita lihat siapa yang merendahkan gelarnya. Jelas, orang yang suka membicarakan Marc dengan cara itu adalah orang-orang yang tak paham balap motor," tuduhnya.

 

2 dari 2 Halaman

Lega Tak Ulangi Torehan Emilio Alzamora

Sebelum merebut kemenangan perdananya di MotoGP Eropa, yakni sepekan sebelum mengunci gelar dunia di MotoGP Valencia, Mir sempat dicemaskan bisa mengulang torehan Emilio Alzamora, yang merebut gelar dunia GP125 1999 tanpa satu pun kemenangan.

Mir pun menyebut gelar Alzamora juga sama validnya, karena kejuaraan balap motor bukan hanya soal jumlah kemenangan dan podium, melainkan juga soal konsistensi para rider dalam mengumpulkan poin. Namun, rider 23 tahun ini tak memungkiri dirinya senang bisa meraih setidaknya satu kemenangan.

"Saya sangat menghormati Emilio. Ia juara dunia. Tapi bedanya, saya dapat satu kemenangan. Ini tahun kedua saya di MotoGP, dan atas alasan tertentu Suzuki bukanlah pabrikan yang menang paling banyak. Tapi kami konsisten dan performa kami imbang di segala area. Inilah yang membantu kami juara," pungkas Mir.

Penulis: Anindhya Danartikanya

Sumber: Bola.net

(kpl/tys)

KOMENTAR

Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami