Apes, Motor Hilang Gara-Gara Kepincut Emas 24 Karat Palsu

Kejahatan pencurian masih merajalela. Pelaku memakai beragam cara untuk mendapatkan targetnya. Seperti pura-pura menjaminkan emas 24 karat kepada korban.

Selasa, 20 Agustus 2019 08:15
Apes, Motor Hilang Gara-Gara Kepincut Emas 24 Karat Palsu Bukti nota pembelian emas palsu (Merdeka.com)

Editor : Dini Arining Tyas

Otosia.com - Semakin banyak cara yang dilakukan oleh pencuri. Modusnya beragam, mulai dari yang remeh sampai berisiko tinggi.

Seperti yang baru-baru ini terjadi. Pelaku menyaru menemukan emas 24 karat dan menjadikannya sebagai jaminan, lalu membawa kabut motor korban.

Peristiwa itu bermula saat korban, Panadit Gotama (20) selesai mengikuti Car Free Day di kawasan GOR Kota Bekasi, Minggu (18/8/2019). Sekitar pukul 07.30 WIB, buruh pabrik itu bersama kawannya, Aldi, hendak pulang. 

Di tengah perjalanan menuju parkiran di jalan Guntur, Kayuringin, mereka dihampiri orang tak dikenal. Orang tersebut mengaku baru saja menemukan perhiasan emas di jalan, seberat 6,9 gram.

"Aldi melihat kalau pelaku nemu emas," kata Panadit, dikutip dari Merdeka.com.

Lantaran penemuan emasnya terlihat orang lain, pelaku lantas menawarkan emas tersebut dijual. Lalu hasil penjualannya dibagi bertiga, termasuk dengan korban. Lalu korban dan pelaku sepakat soal pembagian tersebut. 

Kondisi emas tampak meyakinkan, dengan adanya nota pembelian seharga Rp 3,8 juta dan keterangan emas 24 karat. Tapi, lokasi toko berada di Bandung. 

1 dari 1 Halaman

Pura-pura ke ATM

imagePura-pura ke ATM

Pelaku mengaku hanya memiliki uang Rp 2,4 juta. Korban pun diminta mengantarkan pulang pelaku untu mengambil uang tersebut di rumahnya, di kawasan Pasar Proyek. Ketiganya lalu bergegas menuju ke tempat tujuan.

Tapi sampai di gang jalan Juanda menuju ke Klenteng Hok Lay Kiong, pelaku meminta berhenti. Pelaku meminjam sepeda motor Yamaha Mio B 6541 KTE untuk mengambil uang. Sebagai jaminan, pelaku memberikan perhiasan emas tersebut.

"Bilangnya mau mengambil ATM, kami disuruh menunggu," ujar warga Bekasi Timur itu.

Merasa curiga, Panadit dan Aldi mengejar pelaku. Sayangnya, pelaku semakin tancap gas. Keduanya kehilangan jejak. Lalu memutuskan menunggu hingga lebih dari setengah jam, pelaku tak kunjung kembali.

"Ciri-cirinya umur sekitar 45 sampai 50 tahun, kulitnya putih, pakai kalung perak, jaket bola, celana pendek, pakai topi, dan sepatu running," rincinya.

 

(kpl/tys)

TAGS :
Join Otosia.com
KOMENTAR

Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami