Apa Jadinya Bisnis Oli di Tengah Tren Mobil Listrik

Tren mobil listrik terus tumbuh, meski Indonesia terlihat belum memiliki infrastrukturnya. Soal mobil listrik juga rupanya berimbas pada bisnis oli, seperti apa?

Sabtu, 01 Juni 2019 16:15
Apa Jadinya Bisnis Oli di Tengah Tren Mobil Listrik Mobil listrik Audi e-Tron (Autoevolution)

Editor : Dini Arining Tyas
Reporter : Nazarudin Ray

Otosia.com - Cepat atau lambat kendaraan listrik akan masuk Indonesia. Hal ini sudah disadari sedari awal oleh PT Federal Karyatama, yang menaungi produk pelumas Federal Oil dan kini satu kelompok dengan ExxonMobil.

Vice President Director PT Federal Karyatama, Adrian Baskoro, melihat bahwa perusahaan taksi burung biru Blue Bird sudah menjadi contoh nyata dari tren tersebut. Sekalipun demikian, ia coba menggambarkan bahwa kendaraan listrik sendiri punya budaya tersendiri.

"Blue Bird Taxi juga sudah menerapkan. Kemudian ketika saya belajar di China, infrastrukturnya juga mesti disiapkan. Itu pun perjalanannya adalah perjalanan yang sudah terencana. Misalnya ke sekolah balik lagi. Kebanyakan orang-orang yang sekali jalan. Jadi sudah ketahuan ini, seperti pakai handphone pakai setengah jam, sudah itu balik lagi untuk charge," kata dia.

1 dari 2 Halaman

Rencana Masa Depan

Rencana Masa Depan

Dalam hal ini, penerapan mobil listrik masih memiliki tantangan. Terlebih lagi adalah bagaimana hal tersebut bertemu dengan budaya masyarakat di Indonesia.

"Motor listrik juga seperti ini. Kita lihat, memang kebiasaannya seperti itu. Jadi sampai di rumah sudah dicharge lagi. Enggak bisa seperti kita yang pom bensin di mana-mana. Yang terbayang adalah akan ada banyak port tempat charger seperti di mal-mal, atau di airport," kata dia.

Lalu bagaimana dengan bisnis pelumas dalam menghadapi tantangan ini? Sebab, pelumas dan kendaraan listrik tidaklah berada di satu lini yang sama. Kata dia, rupanya perusahaan pun sudah bersiap-siap akan 'badai' ini.

"Kalau dari kami, core bisnis kami adalah pelumas. Namun pemakaian pelumas bukan tidak ada, tapi kecil. Yang bisa kita lakukan sekarang adalah menyiapkan infrastruktur di belakangnya. Artinya untuk membuat port, dia punya armada, pakai mobil, fleet, itu yang akan kita lihat bentuknya. Rencana ke depan sudah ada, tetapi belum kami jadikan blue print. Tim kami dari Exxon Mobil sudah memikirkan bagaimana dengan bisnis kami ke depannya."

2 dari 2 Halaman

Mudik Bareng

Mudik Bareng

Sementara itu terkait libur Lebaran, untuk kelima kalinya Federal Lubricants dan Mobil Lubricants Indonesia mengadakan mudik bareng, dengan memberangkatkan sekitar 600 orang pemudik.

Acara pelepasan mudik berlangsung di lapangan Wisma Aldiron, Pancoran, Jakarta Selatan, Sabtu pagi (1/6/2019).

Patrick Adhiatmadja, Presiden Director PT Federal Karyatama, mengatakan bahwa event mudik bareng ini merupakan agenda tahunan yang regular diadakan sebagai bentuk apresiasi kepada para mekanik dan konsumen loyal Federal Lubricants dan juga Mobil Lubricants.

Sekitar 600 orang Mudik bareng Federal Lubricants dan Mobil Lubricant diberangkatkan dengan 14 bus eksekutif yang meliputi tujuan Semarang, Yogyakarta, Solo dan Surabaya.

Setelah resmi menjadi bagian dari ExonMobil, Federal Lubricants dan Mobil Lubricants terus memantapkan langkah-langkah integrasi dalam pelbagai aspek. Mulai dari ranah distribusi dengan dilaksanakannya penyatuan saluran distribusi produk di sejumlah area, sampai pada upaya melakukan aktivitas merek secara bersama-sama.

"Acara mudik bareng ini adalah salah satu manifestasi dari integrasi ini," pungkas Patrick.

 

SUDAH BACA INI BELUM?

    (kpl/nzr/tys)

    KOMENTAR

    Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
    Pilih Mobilmu Sekarang

    Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami