Apa Iya SUV C-HR Hybrid Laku di Indonesia?

Sebagai mobil premium, penjualan SUV C-HR Hybrid mengalami peningkatan dibanding awal peluncuran

Rabu, 17 Juli 2019 20:15
Apa Iya SUV C-HR Hybrid Laku di Indonesia? Toyota C-HR Hybrid (Otosia.com/Nazarudin Ray)

Editor : Ahmad Muzaki
Reporter : Nazarudin Ray

Otosia.com - SUV C-HR yang meluncur di Indonesia belum lama ini ramai dibicarakan, sekalipun berada di pasar yang tersegmen. Tidak lain dan tidak bukan, segmen ini terbentuk lantaran SUV C-HR tergolong mobil premium alias mahal.

Versi regulernya yang memakai mesin 1.800 cc ala New Toyota Corolla Altis berkode 2ZR-FBE dipasarkan dengan harga yang mendekat ke Rp500 juta. Sementara yang hybrid-nya sendiri dibanderol di Rp523 juta.

Meski harganya di kisaran itu dan masyarakat Indonesia masih meraba-raba teknologi hybrid, C-HR hybrid masih punya peminat sampai kini.

"C-HR hybrid karena baru muncul mungkin masih tinggi ya permintaannya," kata Biyouzmal selaku Operation Manager DKI 1 Auto2000.

 

1 dari 1 Halaman

Penjualan C-HR Hybrid

Penjualan C-HR Hybrid

Bisa dikatakan, jumlah penjualannya bahkan meningkat jika dibandingkan ketika SUV ini diluncurkan tahun lalu.

"Untuk (wilayah) DKI 1 yang hybrid itu sekitar 30 unit ya. (total via Auto2000) 60 unit. Kalau yang biasa (non-hybrid) sekitar 100 unit. Inden untuk beberapa warna. Enggak lama paling 2-3 bulan," tambahnya.

C-HR hybrid menggunakan Hybrid Synergi Drive yang dilengkapi motor listrik nickel metal hydride. Pada bagian mesin Toyota C-HR Hybrid maupun yang non-hybrid sama-sama menggunakan mesin 1.8L 2ZR-FXE yang menghasilkan power 100 ps dan telah dikombinasikan dengan motor listrik ber-power 36 ps.

Toyota menyebut C-HR Hybrid puya konsumsi bahan bakar lebih irit 62% jika dibandingkan dengan varian konvensional. Emisi CO2-nya juga disebut lebih rendah sekitar 60%.

 

(kpl/nzr/ahm)

TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT


Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami