Angkat Budaya Nasional, Satria FU Ganti Jubah Batik Pekalongan

Bosan dengan gaya sporty atau yang terlalu ekstrem, modifikator yang bermarkas di Pulo Gadung mengangkat tema nasionalis dengan busana ala Batik Pekalongan.

Senin, 07 Desember 2015 18:45
Foto: Nazar Ray
Editor : Sony

Otosia.com - Enak dilihat tidak selalu harus dengan perubahan ekstrem dengan merestorasi hampir seluruh part sepeda motor. Dengan mengangkat tematik menarik dan tegas, motor yang didandani tidak terlalu wah, toh bisa juga terlihat unik.

Tema berbau budaya nasional menjadi salah fokus bidikan bengkel ARM terhadap Suzuki Satria FU150. Rumah modifikasi yang terletak di bilangan Pulo Gadung Jakarta Timur ini, tidak melulu bermain gubahan sporty dan ekstrem.

Satria FU dimodifikasi lebih pada ke penegasan tema sentral, yakni batik nasional. Maka jangan heran jika di sosok Satria ini jarang ditemui komponen aftermarket mencolok.

Sang pemilik ARM, Tukijan alias Pakde, memang menyukai seni batik. Maklum saja, ia berasal dari Yogyakarta yang kaya akan corak batik. Tapi tunggu dulu, motif batik yang dipilih justru asal Pekalongan.

"Motifnya pakai batik Pekalongan, yang grafisnya cukup berseni, tidak kalah dengan motif batik daerah lain," beber Pakde.

Sebagai salah satu motor ikonik di bengkelnya, Pakde lantas melaburi corak airbrush bermotif batik Pekalongan dengan warna sentral emas. Sapuan batik menyelimuti seluruh bodi Satria FU, mulai dari spakbor depan, batok lampu hingga ke buritan. Bahkan jok pun ikut-ikutan berkelir batik.

Goresan batik emas tercetak di atas warna dasar hitam. Namun mulai dari bodi samping bawah hingga belakang, dasarnya adalah warna merah, lantas ditiban motif batik dengan warna keemasan.

"Part lain standar kok mas. Pelek masih standar, cuma dicat warna keemasan, menyesuaikan tampilan batik di motor yang juga warna emas. Pijakan kaki (footstep) juga masih orisinil pabrik, tidak pakai racing underbone," jelas Pakde.

Namun untuk pijakan kaki boncenger, ARM menyematkan footstep versi aftermarket senada dengan laburan warna batik emas.

Tapi menyelaraskan dominasi keemasan, spion standar dicopot dan dipasang merek Tomok gold. Lalu lampu utama tergantikan dengan model HID agar motor terlihat lebih modis.

Sebagai detail akhir yang apik, dipasangkan ban Duro Racing berukuran 225/70 di depan dan 250/70 di belakang.

(kpl/nzr/sno)
TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami