Aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi Hasilkan Triliunan Rupiah

Aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi melaporkan hasil kerjasama ketiganya melejit. Akhir tahun lalu, aliansi ini berhasil mengumpulkan EUR 5,7 miliar atau setara dengan Rp 93,3 triliun.

Jum'at, 22 Juni 2018 21:45
Foto by Paultan.org
Editor : Dini Arining Tyas

Otosia.com - Aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi melaporkan hasil kerjasama ketiganya melejit. Akhir tahun lalu, aliansi ini berhasil mengumpulkan EUR 5,7 miliar atau setara dengan Rp 93,3 triliun.

Melansir Paultan, nominal itu naik jika dibandingkan dengan tahun 2016, yang hanya mengumpulkan EUR 5 miliar atau Rp 81,9 triliun. Jumlah ini naik 14 persen.

Konsolidasi dan konvergensi ini disebut bisa menghemat biaya, meningkatkan pendapatan tambahan dan penghindaran biaya.

"Aliansi ini memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan dan laba setiap perusahaan anggota. Pada tahun 2017, performa ketiga perusahaan termasuk Mitsubishi Motors, adalah tahun pertama bersinergi penuh," ujar Ketua dan CEO, Carlos Ghosn.

Foto by Paultan.org

"Kami berharap sinergi ini bisa menghasilkan pertumbuhan yang lebih lagi di tahun-tahun mendatang. Kami menegaskan, tujuan sinergi ini lebih dari EUR 10 miliar pada akhir 2022," lanjutnya.

Keuntungan berbasis teknik berasal dari biaya dan investasi R&D. Sementara di bidang manufaktur, platform bersama seperti Datsun Redi-GO dan Renault Kwid, membutuhkan biaya produksi yang rendah.

Pengurangan biaya yang signifikan juga diperoleh melalui sumber suku cadang yang lebih terpusat. Berbagi gudang suku cadang antara Renault, Nissan, dan Mitsubishi Motors di Eropa, Jepang, dan Australia juga berkontribusi terhadap penghematan.

Seperti halnya biaya yang terkait dengan transportasi kendaraan, contohnya adalah Nissan dan Mitsubishi Motors yang menggabungkan pengiriman kendaraan jadi dari pabrik di Thailand ke dealer mereka masing-masing.

Aliansi melaporkan total penjualan lebih dari 10,6 juta kendaraan untuk tahun 2017. Rencananya, pada 2022 penjualan kendaraan mencapai 14 juta.

Sembilan juta diantaranya akan dibangun di atas empat platform umum termasuk kendaraan listrik dan B-segment dan penggunaan powertrains umum akan diperpanjang dari sepertiga hingga 75 persen dari total.

SUDAH BACA INI BELUM?

(kpl/tys)
TAGS :
Join Otosia.com
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami