80 Remaja di Padang Ditangkap Polisi Setelah Nekat Gelar Balap Liar Saat PSBB

80 remaja diamankan di beberapa titik seperti kawasan pantai Padang di Jalan samudera, kawasan tugu Gempa, Jalan Bundo Kanduang dan lainnya

Senin, 27 April 2020 15:15
80 Remaja di Padang Ditangkap Polisi Setelah Nekat Gelar Balap Liar Saat PSBB Ilustrasi. ©2018 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Editor : Ahmad Muzaki

Otosia.com - Di tengah aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) 80 remaja berhasil diamankan Kepolisian Resor Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Minggu (26/4). Mereka ditangkap setelah adakan balap liar. Kini para pelaku diserahkan ke Satpol PP untuk dibina.

"Mereka diamankan pada Minggu pagi ketika kami membubarkan aksi balap liar di beberapa tempat, sekarang mereka diserahkan ke Satpol-PP," kata Kapolresta Padang Kombes Pol Yulmar Try Himawan.

Setelah mendapatkan laporan dari warga yang merasa terganggu aktivitasnya, kepolisian setempat bertindak cepat dengan membubarkan balapan tersebut.

80 remaja diamankan di beberapa titik seperti kawasan pantai Padang di Jalan samudera, kawasan tugu Gempa, Jalan Bundo Kanduang dan lainnya.

"Saat membubarkan serta mengamankan pelaku (balap liar) itu petugas bahkan hampir ditabrak," katanya.

1 dari 1 Halaman

Dari kegiatan tersebut polisi juga mengamankan sebanyak 43 unit sepeda motor dari lokasi balap liar, dan dikenakan tilang.

Sedangkan remaja yang di antaranya masih berstatus anak itu kemudian diserahkan ke Satpol PP untuk dilanjutkan proses pembinaannya.

Di tengah pandemi Corona (COVID-19) tentu aksi balap liar sangat disayangkan masih saja terjadi. Padahal seharusnya para pemuda itu berdiam diri di rumah untuk cegah penularan virus.

Oleh karena itu para orang tua diminta benar-benar mengawasi anak, dan tegas melarang anak keluar rumah jika tanpa tujuan penting.

"Peristiwa ini harus menjadi perhatian dan pengawasan kita bersama-sama," katanya.

Sementara Kepala Satpol PP Padang Alfiadi mengatakan puluhan remaja itu akan dibina di pembinaan sosial yang bekerja sama dengan TNI. "Mereka akan menerima materi pembinaan mental, rohani, fisik, dan lainnya di tempat itu. Program tersebut berada di bawah kewenangan Dinas Sosial," katanya.

Sumber: Merdeka.com

(kpl/ahm)

KOMENTAR

Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami