6 Fase Perkembangan Transmisi Otomatis

Belakangan semakin banyak mobil dengan disematkannya transmisi otomatis pada diri mereka demi kenyamanan berkendara, serta efisiensi bahan bakar.

Sabtu, 28 Juni 2014 09:15
6 Fase Perkembangan Transmisi Otomatis Beberapa jenis rupa kenop transmisi otomatis (Foto: Istimewa)

Editor : Fajar Ardiansyah

Otosia.com - Bagi kita-kita yang memiliki mobil mungkin tidak banyak yang mengetahui fungsi dasar dari transmisi pada mobil kita itu apa. Bahasa sederhananya, transmisi merupakan sistem untuk memindahkan tenaga pada kendaraan kita.

Lebih spesifiknya, transmisi berguna untuk meneruskan energi yang sudah dihasilkan mesin ke penggerak. Transmisi jadi salah satu bagian untuk memindah kan tenaga yang dihasilkan dan mendapatkan momen yang berbeda disesuaikan dengan kondisi jalan, beban maupun kecepatan.

Belakangan semakin banyak mobil dengan disematkannya transmisi otomatis pada diri mereka demi kenyamanan berkendara, serta efisiensi bahan bakar.

Transmisi otomatis pun juga berkembang dari jaman dahulu hingga sekarang, dari yang boros, hingga dikembangkan menjadi transmisi yang mudah dikendalikan dan mampu menghemat bahan bakar sampai sekian puluh persen.

1 dari 6 Halaman

Awal Mula

Awal Mula

Henry Ford sebagai pengembang awalnya, pada tahun 1904 membuat satu sistem dari transmisi otomatis namun masih dengan perangkat yang sangat sederhana. Henry Ford sendiri menyertakan sebuah tuas, yang dalam hal ini digunakan untuk memindahkan gigi dari mobil.

Transmisi otomatis pertama kali ini memang cukup memudahkan apalagi jika dibandingkan dengan transmisi manual saat itu, namun dengan teknologi yang ala kadarnya, seringkali mobil-mobil jaman itu rusak di bagian transmisinya.

2 dari 6 Halaman

Kopling Fluida

Kopling Fluida

Kopling fluida pertama kali dibukukan sejarah oleh Chrysler. Salah satu keuntungan dari penggunaan kopling fluida adalah memungkinkan terjadinya gesekan namun dengan panas yang terminimalisir. Dan yang paling penting pula, gigi bisa masuk tanpa membuat mesin mobil mati meskipun dalam kondisi berhenti.

Model transmisi ini sangat diandalkan pada jamannya, karena di masa itu, transmisi otomatis ini, memang benar benar 'otomatis', jadi saat mobil sudah mencapai kecepatan tertentu maka gigi akan berpindah ke atas.

Hanya saja model transmisi ini memiliki kelemahan karena efisiensi bahan bakarnya yang cukup buruk.

3 dari 6 Halaman

CVT

CVT

Merupakan kependekan dari 'Continuous Variable Transmission' yang merupakan sistem perpindahan kecepatan secara otomatis sesuai putaran mesin. Evolusi transmisi ini terjadi jauh setelah kopling fluida ditemukan, sekitar 4 dekade setelahnya.

CVT memungkinkan mobil untuk tetap menjaga putaran mesin sementara kecepatan yang dihasilkan tetap bertambah, dan dengan perpindahan gigi yang jauh lebih halus. Bahan bakar pun juga digunakan dengan efisiensi yang lebih baik.

Pada banyak mobil pun CVT masih banyak digunakan, seperti Honda Jazz keluaran tahun 2005-2008, Nissan X-Trail, dan beberapa merk lainnya. Hanya saja transmisi ini tidak direkomendasikan bagi yang menyenangi mobil lincah karena kemungkinan kopling slip masih cukup besar.

4 dari 6 Halaman

Komputerisasi

Komputerisasi

Sebelum tahun 1990an, komputerisasi mulai digalakkan, salah satunya adalah supaya transmisi otomatis juga jadi lebih praktis dan tidak terlalu analog. Selain itu supaya mobil jadi lebih teratur dalam pemindahan gigi. Karena dengan komputerisasi, penggunaan algoritma akan sangat berpengaruh dalam presisi atau tidaknya pemindahan gigi.

Dengan menggunakan teknologi komputerisasi ini jugalah, kita bisa merasakan efektifnya penggunaan mode Eco pada mobil, dan menyenangkannya reaksi mobil saat mode Sport dinyalakan.

5 dari 6 Halaman

Perpindahan Manual

Perpindahan Manual

Masuk era 1990, salah satu teknologi ditemukan berupa tiptronik, salah satu yang paling mudah dikenali adalah tiptronik yang ditemukan pada Honda Jazz.

Teknologi ini sebenarnya merupakan temuan, atau lebih tepatnya eksperimen ekstrim milik Porsche yang membuat fungsi transmisi otomatis bisa diatur seperti layaknya transmisi manual, namun dengan cara yang lebih mudah.

Aplikasi yang jauh lebih advance ada pada mobil Formula 1, yang juga menggunakan tiptronik. Di Indonesia sendiri, mobil yang pertama kali dipasarkan menggunakan transmisi ini adalah BMW 5-Series.

6 dari 6 Halaman

Kopling Ganda

Kopling Ganda

Kopling ganda merupakan salah satu teknologi paling mutakhir dalam pengembangan transmisi otomatis di dunia. Implementasinya adalah dengan menggunakan dua kopling kering, yang mencegah slip yang paling sering terjadi pada kopling basah.

Kedua kopling ini terhubung dengan gigi yang satu sama lain, berbeda. Salah satu manfaat yang paling terasa adalah, bahwa saat gigi berpindah ke yang lebih tinggi dengan proses yang amat cepat dan terasa halus.

Pun transmisi ini ditanamkan pertama kali di Indonesia pada mobil Volkswagen Golf Mk v, yang menggunakan Direct Shift Gearbox. Dan akhirnya, mobil pun mendapatkan hasil yang sangat baik untuk efisiensi bahan bakarnya.

(kpl/fjr)

TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT


Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami