43.000 Kendaraan Ditindak Selama Sepekan Operasi Patuh Jaya 2020, Didominasi Pelanggaran Lawan Arus

Puluhan ribu kendaraan ditindak, yang mana 15 ribu kendaraan di antaranya ditilang selema sepekan Operasi Patuh Jaya 2020.

Jum'at, 31 Juli 2020 08:45
43.000 Kendaraan Ditindak Selama Sepekan Operasi Patuh Jaya 2020, Didominasi Pelanggaran Lawan Arus Polisi menggelar razia kendaraan (Ilustrasi/NTMC Polri)

Editor : Dini Arining Tyas

Otosia.com - Sepekan pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2020, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya melakukan 43 ribu tindakan. Dari puluhan ribu tindakan, petugas melakukan tindakan tilang dan tindakan teguran.

"Kami melakukan 15 ribu penindakan tilang dan 28 ribu itu penindakan dengan teguran. Artinya teguran itu tindakan ya karena itu represif. Pelanggaran yang terbanyak yang kita tindak adalah pelanggaran melawan arus dan pelanggaran di jalur busway," terang Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo, Kamis (30/7/2020) disitat dari Merdeka.com.

Sehari Tilang 25 Pelanggaran Strobo

Selain dominasi pelanggaran lawan arus dan pelanggaran jalur busway, ada hal lain yang disoroti petugas. Salah satunya pengendara mobil memakai sirine dan lampu strobo.

1 dari 1 Halaman

Otosia.com

"Pelanggaran lawan arus, termasuk pelanggaran di jalur busway dan juga stop line. Pelanggaran kemudian tidak menggunakan helm, pelanggaran untuk menggunakan strobo atau sirine yang tidak sesuai ketentuan, serta pelenggaran bahu jalan. Dan untuk penindakan terhadap sirine atau strobo itu kita sudah lakukan tindakan cukup banyak. Kendaraan yang berplat hitam itu sehari kita tindak. Sehari bisa sampai 25 kendaraan, kita tilang," lanjut Sambodo.

Lebih lanjut, Sambodo menguraikan menurut Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, rotator atau sirine hanya boleh dipasang pada kendaraan yang mendapatkan hak utama. Dalam hal ini bukan termasuk kendaraan hitam di dalamnya.

"Kendaraan-kendaraan mana saja yang mendapatkan prioritas jalan itu sudah diatur. Intinya semua kendaraan berplat hitam itu tidak boleh pakai rotator. Hanya kendaraan dinas itu platnya terlihat, itu ada kan TNI dan Polri juga itu jelas platnya," tandasnya.

(kpl/tys)

KOMENTAR

Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami