3 Trail Custom Honda CRF150L Dream Ride Digarap Matang Bersama Builder Internasional

PT Astra Honda Motor baru saja menggelar kesempatan langka Honda Dream Ride Project 2018. Disebut menjadi kesempatan yang langka, sebab Dream Ride Project ini melibatkan para pemenang kontes modifikasi berbasis motor Honda yang kemudian dibimbing oleh buidler internasional untuk menggarap sebuah motor custom yang salah satunya berbasis trail Honda CRF150L.

Sabtu, 03 November 2018 09:45
Hasil Custom CRF150L di Honda Dream Ride Project (Otosia.com/Nazarudin Ray)
Editor : Ahmad Muzaki
Reporter : Nazarudin Ray

Otosia.com - PT Astra Honda Motor baru saja menggelar kesempatan langka Honda Dream Ride Project 2018. Disebut menjadi kesempatan yang langka, sebab Dream Ride Project ini melibatkan para pemenang kontes modifikasi berbasis motor Honda yang kemudian dibimbing oleh buidler internasional untuk menggarap sebuah motor custom yang salah satunya berbasis trail Honda CRF150L.

Para pemenang kontes terdiri dari tiga orang, yakni Hasan Law (Surabaya), Ikbal Saputra (Pekanbaru), dan Rully Manarullah (Bekasi). Mereka adalah tiga juara nasional yang masuk Honda Dream Ride Project setelah kontes modifikasi motor Honda yang dimulai Maret 2017 untuk kemudian diadu antar-provinsi di 15 kota.

Hasil Custom CRF150L (Otosia.com/Nazarudin Ray)

"(Kami melawan) 2.000 peserta. Tidak tahu poin penilaiannya, penjurian saya tidak tahu. Kalau saya prinsipnya konsep mesti baru, detail mesti bagus, hand made semua," kata dia yang sebelum digaet masuk Honda Dream Ride Project 2018 menggarap Honda Supra 100 cc model lama untuk dibuat menjadi chopper.

Lain lagi dengan Ikbal, saat itu dia membuat cafe racer. Motor yang digarap beragam gaya sebab memang Honda saat itu membebaskan para peserta dalam berkreasi.

"Konsepnya bebas, (syaratnya) motor produksi sebelum 2006. Menang (kelas All Stock) pakai Honda S90, dibikin jadi cafe racer," kata dia yang lantas tahun ini turun juga di Pekanbaru, dan kebetulan masuk final pada 17 November nanti.

Ikbal sendiri adalah pemenang di kelas All Stock, sedangkan Hasan Law sendiri adalah juara FFA. Adapun Rully Manarullah juara dari kelas Matic Advance usai menggarap Honda Scoopy yang ditujukan untuk display butik dengan desai keris 3D.

Ketiganya lantas mendapat mentor "super" saat masuk Dream Ride Project. Hasan mendapat mentor Indra Pranajaya Razzle Dazzle Chopper Works. Sementara itu, Ikbal Saputra mendapatkan mentor Jepang kenamaan, Hideki Hoshikawa, dari Asterisk Custom Works.

Peserta Honda Dream Ride Project (Otosia.com/Nazarudin Ray)

Yang menarik adalah Rully Manarullah karena dia dibimbing langsung Hiroaki Tsukui, Honda Motorcycle Research and Development Center dari Jepang dan tim Product Development AHM, salah satu orang yang mendesain CRF150L.

"Kami terpilih karena jadi juara national champion. Hadiahnya ikut dalam Honda Dream Ride Project. Proyeknya, kami sama sekali tidak tahu motor apa yang akan dikasih sama Honda. Akhirnya tahunya bulan Maret di AHM, Honda CRF150L. Sempat bingung konsepnya seperti apa, modifikasi seperti apa. Ngobrol sama Iqbal dan Hasan supaya enggak samaan, akhirnya kami bikin konsep," kata Rully.

Setelah pembagian, Rully mengambil tema custom neo scrambler untuk CRF150L-nya. Ikbal menggarap scrambler trekker, sedangkan Hasan membuat flat tracker.

Ketiganya lantas menjalani workshop di Yogyakarta selama tiga hari untuk mematangkan konsep.

"Saya merasa saya yang paling berat. Yang saya enggak habis pikir, dia (Hiroaki Tsukui) mau keluar dari zona dia. Waktu saya kasih desain, dia bilang 'terlalu Jerman'. Akhirnya setelah konsep matang, baru dia kasih goresan, lalu hari ketiga pematangan konsep, tentukan part segala macam, budgeting, akhirnya jadi," ujarnya.

Usai tiga bulan proses pengerjaan terpotong Lebaran dua minggu, akhirnya semua motor selesai pada awal Juli dan dibawa ke Yogyarkata untuk test ride.

Hasil Custom dari Honda CRF150L (Otosia.com/Nazarudin Ray)

"Tesnya mengejutkan saya. Awalnya takut karena ubahannya ekstrem dan dibawa lewat batu, takut copot sih enggak, takut rusak aja," tambah Rully.

Dia mengatakan bahwa kontes ini sungguh spesial. Sebab, tidak hanya berkreasi terhadap sebuah motor, penggarapan yang disertai dengan pembimbingan bahkan melibatkan mentor papan atas merupakan sebuah pengalaman penting.

"Harapannya sih HMC enggak kalah sama kontes lainnya. Kontes lain malah tidak ada ketemu mentor dari luar. Mungkin orang lihatnya habis menang dapat project, capek. Ternyata hadiahnya pengalaman yang enggak semua orang bisa dapat," ujarnya.

Baca Ini Juga Dong Otolovers

(kpl/nzr/ahm)
TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami