2 Hal Penting Saat Ganti Knalpot Motor Injeksi dengan Sensor O2

Orang sering lupa bahwa di knalpot sepeda motor injeksi, terutama yang berkapasitas mesin besar terdapat sensor oksigen (O2).

Rabu, 27 April 2016 16:15
Foto: Nazar Ray
Editor : Sony

Otosia.com - Main ganti knalpot motor injeksi yang dilengkapi dengan sensor O2 secara menyeluruh ternyata ada efeknya. Orang sering lupa bahwa di knalpot sepeda motor injeksi, terutama yang berkapasitas mesin besar terdapat sensor oksigen (O2). Kehilangan fungsi ini karena copot knalpot bisa berpengaruh pada pembakaran yang tidak stabil.

Lantas bagaimana cara ganti knalpot untuk jenis motor ini? Nanang Sutia, Instruktur Teknik PT Daya Adicipta Motora (DAM), dealer utama sepeda motor Honda di Jawa Barat, mengatakan bahwa karena yang penting sensor O2 itu bekerja, maka buatlah semacam dudukan.

"Kalau mau ganti dari kepala (knalpot komplet), bisa bikin dudukan khusus. Tujuannya apa, asal sensor O2 itu kena asap pembakaran, dia bisa baca," ujarnya.

Namun, dia juga menyarankan, beberapa produk, termasuk buatan Thailand, hanya jual bagian buntut atau silencer sehingga bagian kepala knalpot tetap pada tempatnya.

Hal kedua yang perlu diperhatikan adalah kabel negatif yang terhubung pada sensor CO2.

"Sensor O2 baca (baru bekerja pada kecepatan) 40 km/jam dan ketika suhu sampai 80 derajat. Perhatikan, ada kabel negatifnya. Kalau tidak dipakai, sama saja, dia tidak bekerja," tambahnya.

(kpl/why/sno)
TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT





Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami