11 Hal Wajib Diperhatikan Bikers Ketika Musim Hujan

Berikut 11 tips perawatan dan pemeriksaan sepeda motor di musim hujan

Sabtu, 21 Desember 2019 09:15
11 Hal Wajib Diperhatikan Bikers Ketika Musim Hujan Pemotor terjang genangan air (Otosia.com/Nazarudin Ray)

Editor : Ahmad Muzaki
Reporter : Nazarudin Ray

Otosia.com - Ketika measuki musim penghujan selain pengendara dituntut ekstra waspada, sepeda motor juga mendapatkan perawatan yang berbeda dari biasanya. Tapi ternyata, ada banyak hal yang musti diperhatikan ketika ingin mengendarai sepeda motor di jalan basah.

Menurut Ade Rohman selaku Asisten Manajer Technical Service PT Daya Adicipta Motora (DAM) selaku distributor utama sepeda motor dan suku cadang Honda di Jawa Barat, sedikitnya ada 11 hal yang harus diperhatikan ketika menghadapi musim hujan.

Berikut 11 tips perawatan dan pemeriksaan sepeda motor di musim hujan:

1 dari 11 Halaman

Mencuci motor

Mencuci motor

Mencuci sepeda motor usai terkena air hujan saat diperjalanan adalah hal wajib. “Air hujan memiliki kandungan zat asam yang dapat menyebabkan kerusakan pada beberapa bagian sepeda motor bahkan bisa membuat cat luntur di permukaan body motor,” ujar Ade.

2 dari 11 Halaman

Pemeriksaan ban

Pemeriksaan ban

Saat kondisi hujan seringkali sepeda motor melewati genangan air di jalan. Karena itu ada baiknya melakukan pemeriksaan kondisi alur ban, apakah masih layak digunakan atau tidak.

Pasalnya alur ban berfungsi untuk membelah atau menerobos genangan air hujan dan tekanan udara pada ban berfungsi agar pengendalian stang lebih ringan ketika menerjang genangan air hujan tersebut.

Untuk motor jenis matic, tekanan angin roda depan sekitar 28 hingga 30 psi dan untuk roda belakang menggunakan tekanan angin sekitar 31 - 33 psi. Sementara tekanan angin motor cub, tekanan roda depan sekitar 29 hingga 30 psi dan dan roda belakang menggunakan tekanan angin 31 – 33 psi.

“Berbeda dengan jenis matic dan cub, untuk motor jenis sport tekanan angin ban roda depan adalah 39 hingga 41 psi dan roda belakang 39 - 41 psi,” jelasnya.

3 dari 11 Halaman

Rantai

Rantai

Karena air hujan memiliki kandungan zat asam maka apabila terkena rantai motor dapat menimbulkan karat. Apabila sepeda motor yang kita kendarai tidak menggunakan penutup rantai tentunya hal tersebut akan sangat rentan sekali untuk dapat menimbulkan karat pada rantai.

Untuk menghindari karat disarankan agar bisa menutup rantai motor supaya terlindungi dari air hujan. “Jika rantai motor kendor dapat melakukan penyetelan ulang dan selalu berikan pelumas rantai. Bisa pakai AHM Chain Lube 70 ML agar terhindar dari timbulnya karat,” ujar Ade.

4 dari 11 Halaman

Rem

Rem

Seperti yang kita ketahui bahwa sistem pengereman sangat penting untuk menahan laju sepeda motor dan ini berhubungan juga dengan keselamatan. Maka dari itu, kanvas rem yang terbuat dari bahan asbes jika terkena air maka akan menggelembung dan mengeras pada saat sudah kering.

Pastikan untuk selalu membersihkan setelah terkena air hujan dan untuk pemeriksaannya dapat dilihat dari arah depan untuk tipe cakram dengan melihat ketebalan kanvas rem motor dan untuk belakang melihat kondisi pada tuas panel belakang apakah masih layak atau tidak.

5 dari 11 Halaman

Busi

Busi

Komponen sepeda motor yang satu ini merupakan salah satu jantungnya sebuah motor karena tanpa busi motor tidak akan dapat hidup.

“Jangan lupa juga untuk melakukan pengecekan dan penggantian busi secara berkala,” imbuh Ade.

Pemeriksaan tutup busi dapat dilakukan dengan cara mencabut kop atau karet penutup busi, kemudian bersihkan air dan kotoran pada tutup busi agar kembali bersih.

6 dari 11 Halaman

Saringan udara

Saringan udara

Pastikan komponen saringan udara tidak tersumbat. Jika komponen motor yang satu ini basah maka pembakaran di ruang bakar mesin akan terganggu dan juga performa motor akan terasa berat serta kurang bertenaga.

“Caranya dengan melakukan pengecekan dan penggantian secara berkala,” ujar Ade.

7 dari 11 Halaman

Knalpot

Knalpot

Kotoran air hujan biasanya bukan hanya menempel pada bagian bodi dan spakbor tapi juga menempel pada bagian dalam leher knalpot. Oleh sebab itu sebaiknya bersihkan bagian yang satu ini agar sistem pembuangan pada motor tetap berfungsi dengan sempurna.

8 dari 11 Halaman

Konektor kabel

Konektor kabel

Jika motor kalian memiliki bodi terbuka pastikan bahwa kabel yang terhubung tidak terkena air, karena jika bagian socket atau kabel terkena air maka akan menyebabkan konslet sehingga bisa merusak komponen motor yang lainnya.

9 dari 11 Halaman

Sistem penerangan

Sistem penerangan

Sistem penerangan adalah komponen standar yang harus dimiliki oleh sepeda motor, karena hal tersebut sangat diperlukan untuk keselamatan pengendara dan orang lain. Adapun fungsi sistem penerangan ialah sebagai penerangan jalan kepada pengemudi dan orang lain untuk ketertiban dan keselamatan bersama.

“Apalagi saat menembus hujan maka dibutuhkan sistem penerangan yang baik,” katanya.

10 dari 11 Halaman

Tutup pengisian oli

Tutup pengisian oli

Pastikan juga tutup oli dalam kondisi terpasang dengan baik dan tidak ada kebocoran pada bagian karet seal yang ada pada tutup oli.

11 dari 11 Halaman

CVT

CVT

Untuk pengguna sepeda motor tipe matic, sangat disarankan tidak memaksakan untuk melewati genangan air yang menutupi mesin atau bahkan terendam karena dapat mengakibatkan beberapa bagian di area CVT menjadi tidak berfungsi secara normal.

“Agar pemeriksaan dapat dilakukan secara menyeluruh, konsumen dapat melakukan pemeriksaan secara berkala dan langsung oleh mekanik berpengalaman. Khusus motor Honda dapat mendatangi bengkel resmi atau AHASS,” tutup Ade.

(kpl/nzr/ahm)

KOMENTAR

Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami