10 Teknologi 'Revolusioner' Penghemat Konsumsi BBM

Jika Otolovers sekalian mau membeli mobil, pastikan mobil Otolovers ada satu atau lebih di antara teknologi ini ya. Demi konsumsi BBM yang lebih efektif!

Rabu, 08 April 2015 10:30
10 Teknologi 'Revolusioner' Penghemat Konsumsi BBM 10 teknologi irit bensin (Foto: istimewa)

Editor : Fajar Ardiansyah

Otosia.com - Di antara banyak tips-tips untuk mengurangi konsumsi bahan bakar, terdapat di antaranya sepert mengganti bahan bakar premium menjadi pertamax, menggunakan kaca film yang tepat supaya tidak terlalu terforsir menggunakan AC dan banyak yang lainnya.

Namun tidak banyak diketahui, bahwa ada cara yang lebih 'radikal' dan out of the box, atau lebih tepatnya, cara yang lebih 'total' untuk mengurangi dan lebih mengefisienkan konsumsi bahan bakar. Dan umumnya beberapa langkah tersebut merupakan inovasi dan perkembangan dari teknologi sebelumnya yang dianggap tidak efisien.

Berikut ada 10 teknologi yang telah menjadikan konsumsi BBM jadi lebih irit. 10 jenis teknologi ini sudah tersebar di seluruh dunia dan Otolovers sekalian bisa memilih mobil yang memiliki satu atau lebih teknologi yang ada pada mobil pilihan Otolovers sekalian.

1 dari 10 Halaman

Diesel

Diesel

Sudah bukan barang rahasia bahwa mesin diesel memiliki efisiensi konsumsi bahan bakar yang lebih baik daripada mesin bensin. Hal ini diperkuat dengan fakta bahwa rasio konsumsi BBM mobil bermesin diesel rata-rata lebih baik daripada mobil dengan mesin bensin.

Pada jaman dahulu mesin diesel yang hemat terkenal juga dengan mesin yang berisik, menggelitik dan tidak bertenaga. Tapi dengan teknologi yang berkembang sedemikian rupa, diesel berubah jadi mesin yang sangat bisa diandalkan. Dengan komputerisasi yang berkembang, diesel berubah menjadi mesin yang amat hemat.

2 dari 10 Halaman

Hybrid

Hybrid

Hybrid atau mesin mobil hibrida sebelum ini lebih dikenal sebagai teknologi yang memadukan efisiensi konsumsi bahan bakar dengan performa yang tetap stabil. Salah satu yang paling terkenal adalah teknologi hybrid yang ada pada mobil sport Honda CR-Z.

Luar biasanya adalah, mesin hybrid yang satu ini kali ini sudah lebih total lagi. Penggunaan baterai yang lebih besar pada mobil-mobil tertentu seperti BMW i8 membuatnya mampu berjalan tanpa mesin bensin sampai dengan puluhan kilometer. Dengan rasio konsumsi bahan bakar yang mencapai 40-an km/liter saat dirata-rata.

3 dari 10 Halaman

EcoMode

EcoMode

EcoMode sebenarnya merupakan salah satu moda ramah lingkungan yang mulai dikembangkan jauh-jauh hari demi menghasilkan mobil yang lebih sedikit menghasilkan emisi, dan dalam waktu yang bersamaan juga menghasilkan rasio bahan bakar yang lebih baik.

Beberapa mobil yang menggunakan EcoMode manual, yakni menggunakan tombol untuk mengaktifkan mode hematnya, diaplikasikan dengan respons mobil yang direduksi, perpindahan transmisi yang lebih cepat, bahkan salah satu mobil milik Infiniti mampu mencegah driver untuk menginjak pedal terlalu dalam.

4 dari 10 Halaman

Turbo

Turbo

Mungkin terasa oksimoron, karena beberapa dekade belakangan turbo selalu identik dengan keborosan bahan bakar. Jelas saja, turbo konvensional diaktifkan dengan cara menyemburkan percikan bensin ke udara dan ke mesin sehingga memberi efek letupan yang besar.

Namun dengan berkembangnya teknologi, turbo berubah jadi sistem yang lebih hemat. Karena salah satunya bisa dipergunakan di mesin yang lebih kecil. VW Golf salah satunya. Dengan penggunaan turbo di mesin yang lebih kecil, performa sama, namun penggunaan BBM-nya lebih sedikit.

5 dari 10 Halaman

Jumlah Silinder

Jumlah Silinder

Beberapa tahun lalu, semakin banyak silinder dianggap semakin keren. Tidak salah, karena mesin V8, V10, dan V12 juga semakin diminati untuk kalangan pengguna supercar. Tapi tidak dengan pengguna mobil-mobil kecil dan hatchback.

Silinder yang sedikit, berarti mengurangi hambatan resistansi alias gesekan dan tahanan. Sementara untuk mobil berukuran kecil seperti LCGC misalnya, penambahan jumlah silinder tidak akan berguna banyak selain hanya akan menambah getaran dan mengurangi kenyamanan dalam berkendara.

6 dari 10 Halaman

Start Stop

Start Stop

Salah satu pemborosan yang paling tinggi dalam konsumsi BBM tidak lain dan tidak bukan adalah kemacetan. Hal ini diperparah dengan penggunaan AC yang diforsir dan mesin yang tetap menyala meskipun dalam kondisi macet atau lampu merah.

Hal inilah yang memancing beberapa provider besar mengeluarkan teknologi start-stop. Sangat impresif karena start-stop tidak hanya mematikan dan menyalakan mesin dengan lebih mudah, tapi juga mampu mendeteksi overheating, aki lemah, dan kabin yang panas.

7 dari 10 Halaman

Transmisi Automatic

Transmisi Automatic

Transmisi yang satu ini nyaris sama nasibnya dengan mesin diesel yang dulunya dianggap jelek, berisik, dan tidak berguna. Dulu transmisi otomatis dianggap tidak menyenangkan karena konsumsi BBM yang boros dan tidak efisien.

Tapi semakin kesini transmisi otomatis akan semakin menjanjikan perubahan yang lebih baik. Karena transmisi otomatis membuat perpindahan gigi yang lebih tepat supaya pembakaran BBM jadi lebih baik. Selain itu, transmisi otomatis yang telah dikembangkan membuat para pengendaranya terhindar dari slip kopling.

8 dari 10 Halaman

Atkinson Cycle

Atkinson Cycle

Bagi yang masih awam tentang apa itu Atkinson Cycle, maka lebih singkatnya adalah bahwa Atkinson Cycle adalah perkembangan dari mesin 4-tak yang menggunakan kompresi lebih pendek. Sehingga konsumsi bahan bakar yang lebih hemat, namun tenaga yang masih sama besar.

Salah satu mobil yang menggunakan sistem Atkinson Cycle adalah mobil Lexus. Seperti Lexus terbaru yang di saat berjalan dalam kecepatan konsisten maka Atkinson Cycle akan aktif, namun saat kecepatan berubah atau turun, maka akan segera berubah ke sistem yang normal.

9 dari 10 Halaman

Kompresi Tinggi

Kompresi Tinggi

Penggunaan mesin dengan kompresi yang tinggi akan menjamin dua hal, penggunaan bahan bakar yang lebih sedikit, serta performa yang lebih baik. Sayangnya untuk mengimbangi hal tersebut, penggunaan bahan bakar oktan yang tinggi dibutuhkan, dan mutlak jadi harga mati.

Namun Mazda dengan senjata SKYACTIV-nya berhasil membuat mobil berkompresi mesin tinggi, lebih tepatnya pada kompresi 13:1 namun masih bisa menggunakan BBM yang beroktan lebih rendah. Apabila normalnya mobil dengan kompresi 13:1 membutuhkan pertamax plus, maka SKYACTIV masih bisa dipergunakan dengan pertamax saja.

10 dari 10 Halaman

Coasting

Coasting

Coasting jadi salah satu teknik yang dianggap efektif dalam mengurangi konsumsi bahan bakar dengan cara engine brake. Salah satu kendala dari teknik ini adalah bahwa mesin akan cepat panas, sehingga terkadang supaya lebih hemat, banyak pengendara lebih memilih untuk meluncurkan mobilnya dengan menginjak kopling.

Beberapa saat yang lalu, BMW malah mampu mengembangkan teknik coasting dan dikembangkan menjadi teknologi yang memutus aliran BBM saat gas dilepas, tanpa harus menginjak kopling. Hal ini sangat membantu utamanya bagi para pengguna mobil dengan transmisi otomatis yang tidak bisa 'bermain' kopling.

(kpl/fjr)

TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT


Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami