10 Potret Buram Transportasi Anak Sekolah

Transportasi bagi anak sekolah merupakan kebutuhan yang sangat penting. Ketika mereka akan berangkat ke sekolah atau pulang menuju rumah. Khususnya bagi anak-anak yang bertempat tinggal jauh dari tempat belajar.

Jum'at, 02 Mei 2014 10:45
10 Potret Buram Transportasi Anak Sekolah Ilustrasi Potret buram Transportasi Anak Sekolah (Istimewa)

Editor : Ahmad Khoirudin

Otosia.com - Transportasi bagi anak sekolah merupakan kebutuhan yang sangat penting. Ketika mereka akan berangkat atau pulang dari sekolah. Khususnya bagi anak-anak yang bertempat tinggal jauh.

Untuk jarak tempuh yang jauh minimal mereka butuh transportasi masal seperti bus atau angkot. Karena mayoritas untuk anak usia SD dan SMP belum memiliki izin mengemudi, meski sebagian sudah nekad menggunakan sepeda motor.

Pastinya para guru, orang tua dan pejabat terkait, tidak mengharap jika para siswa ini harus bersusah payah untuk bisa ke sekolah. Apalagi mereka menggunakan cara ekstrem bergelantung di angkot, naik di atap bis dan sebagainya.

Transportasi masal dan murah diperkirakan bisa menjadi solusi untuk menjemput dan mengantar para siswa. Agar mereka tidak seperti siswa berikut yang membahayakan diri, untuk menjalankan kewajiban belajar.

Berikut beberapa Foto-foto yang dikumpulkan dari berbagau sumber yang menggambarkan potret buram transportasi anak sekolah.

1 dari 10 Halaman

Asal Angkut

Asal Angkut

Asal dapat sedikit tempat duduk atau pegangan, mereka berangkat. Menggunakan sepeda motor yang sudah dimodifikasi dengan penambahan tempat duduk, dirasa sudah menjadi alat transportasi masal.

Memang kendaraan tersebut dijadikan alat antar jemput para siswa tapi cukup berbahaya. Sebenarnya mereka butuh kendaraan yang mampu mengakomodir mereka, agar bahaya tidak setiap hari di temui.

2 dari 10 Halaman

Gaya Spider

Gaya Spider

Dua anak siswa SD ini bergelantung seperti Spider, pada belakang Bajai untuk mencapai tempat mereka belajar. Apabila sampai mereka jatuh bisa tertabrak pick-up Suzuki dari belakangnya.

Kayaknya mereka sudah terbiasa demikian yang penting mereka biasa berangkat dan pulang. Asal tubuh mereka bisa menempel di Bajai. 

Sebelumnya beberapa temanya juga naik Bajai seperti itu. Malah ada yang mau duduk di pintu Bajai.

Ketika orang tuanya mengetahui, kira-kira tanggapannya bagaimana?

 

Anak SD Bergelantung Bajai

3 dari 10 Halaman

Emansipasi

Emansipasi

Dua siswi ini layaknya cowok, rela bergelantung di pintu belakang angkot demi bisa menuju ke sekolah. Tanpa berfikir panjang tentang resiko ketika terjadi sesuatu kecelakaan.

Mungkin juga hal seperti ini bagi mereka, tidak hanya bisa dilakukan oleh cowok!.  

4 dari 10 Halaman

Cari Gratisan

Cari Gratisan

Puluhan siswa ini bergelantung di belakang pick-up. Jika tumpangan seperti bisa dipastikan cari gratisan atau memang di daerah mereka belum terjamah angkutan kota. Sehingga mereka merelakan tubuhnya diatas bahaya.

5 dari 10 Halaman

Nempel Bareng

Nempel Bareng

Beberapa anak SMP ini asal bergelantung yang penting mereka bisa berpegangan saja sudah cukup. Kayaknya mereka sudah terbiasa dengan kondisi demikian. 

Jika terus-terusan, siapa yang mau bertanggung jawab atas keselamatan mereka?.

6 dari 10 Halaman

Tetap Happy

Tetap Happy

Puluhan siswa SMP ini dengan santai duduk di atas angkot. Mereka tidak mempedulikan bahaya yang bisa datang kapan saja. Bahkan sebuah sepeda ontel malah di gantung di belakang angkot. 

Sebagian merek justru malah tersenyum dan tertawa, mungkin mereka lupa kalau hal demikian mengerikan!.

7 dari 10 Halaman

Berjubel

Berjubel

Mereka rela berjubel dan bergelantung di pintu angkot, asal bisa sampai tempat sekolah. Meskipun tidak begitu memprihatinkan tapi yang mereka lakukan cukup berbahaya.

Kadang hal demikian dianggap kenakalan remaja, apa benar?

8 dari 10 Halaman

Lesehan

Lesehan

Empat siswa SD ini dengan tawa ceria menaiki sebuah pick-up. Mungkin dalam benak mereka dari pada jalan kaki. 

Justru sopir dan kernet yang nampak khawatir melihat anak-anak tersebut, tapi ya, memang keadaannya demikian!. Masih untung mereka dapat tumpangan.

9 dari 10 Halaman

Lebih Rame

Lebih Rame

Puluhan siswa SMP ini naik pick-up yang dijadikan angkutan sekolah. Untuk yang cowok duduk di atap dan yang cewek sebagian bergelantung di belakang. Mungkin mereka menggambarkan mobil antar jemput sekolah layaknya bus tingkat.

Apa tidak ada angkot atau bus di daerah situ?

10 dari 10 Halaman

Jaga Barang

Jaga Barang

Siswa-siswa SMP ini dengan santai naik di atap bis. Berapa tumpukan barang juga ada di samping mereka, layaknya penjaga barang. Sepertinya mereka sudah biasa untuk menghadapi bahaya yang demikian.

(kpl/rd)

TAGS :
KOMENTAR

BERITA TERKAIT


Dapatkan Mobil Idaman DenganKondisi Istimewa
Pilih Mobilmu Sekarang

Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami